BAKOMUBIN: Aksi Bela Muslim Rohingya untuk ‘Curi’ Perhatian Internasional

Loading...

Ketua Umum DPP (Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia (BAKOMUBIN) Prof. Dr. Dedy Ismatullah mengapresiasi apa yang telah dilakukan pemerintah terkait tragedi di Rohingya, Myanmar.
Dia mengatakan, apa yang dilakukan Presiden dengan mengutus Menlu Retno Marsudi untuk berdialog dengan Aung San Suu Kyi sebagai tindakan yang belum terlambat.
Ia menganalogikan tragedi kemanusiaan yang menimpa muslim Rohingya ikut dirasakan oleh muslim dan dari agama manapun di berbagai belahan penjuru dunia.
“Terlebih lagi umat Islam. Apabila mereka sakit kita juga ikut merasakan sakit,” kata dia Prof Dedy, di Kantor DPP Bakomubin, Selasa (5/9).
Terkait rencana aksi yang akan dilakukan oleh berbagai ormas dinilai oleh Prof Dr Dedy Ismatullah merupakan cara diplomatis.
“Saya kira aksi besok merupakan gerakan gerakan diplomatis untuk mencuri sorotan mata dunia,” tuturnya.
Lebih lanjut Prof Dedy menjelaskan bahwa yang telah dilakukan Pemerintah saat ini bukan sekadar bualan belaka.
“Pemerintah telah berbuat, kita apresiasi tindakan dari pemerintah karena telah mengirimkan Menlu ke daerah konflik, saya pikir kekuasaan ada di tangan presiden bagaimana sikap presiden saat ini saya kira sudah baik,” kata Profesor Ahli Hukum Tata Negara UIN Bandung itu kepada Swamedium.com.
Ia menjelaskan bahwa apa yang akan dilakukan oleh pihak kepolisan untuk pengamanan dengan mengerahkan begitu banyak personel pada aksi 69 besok sebagai langkah yang tidak tepat.
“Saya pikir polisi keliru, aksi besok merupakan aksi untuk menarik perhatian dunia agar Aung San Suu Kyi harus diadili ke ranah pengadilan internasional,” tegas dia.
Terlebih apa yang akan digelar oleh sejumlah ormas Islam di Candi Borobudur, kata Prof Dedy merupakan salah satu bentuk terapi kejut di mata dunia karena banyaknya turis mancanegara yang sering mengunjungi situs bersejarah Indonesia tersebut.
“Candi Borobudur kan salah satu keajaiban dunia juga, banyak turis yang ke sana, untuk itu dengan adanya aksi disana, mudah mudahan lewat para turis juga nantinya di sampaikan ke negara asalnya,” pungkasnya. (swa)


loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...