Minta Kader Tak Percayai Survei Pilkada, Kata Megawati: Banyak yang Abal-abal

Loading...


Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta semua kadernya jangan mempercayai survey jelang pilkada serentak 2018. Menurut Megawati, Kesolidan partai adalah kunci utama pemenangan pilkada.

"Jangan percayai survei. Survei itu banyak yang abal-abal. Saya contohkan Jawa Tengah, dulu survey-nya berapa. Tapi ketika saya instruksikan solid. Maka jadi," ujar Megawati dalam peresmian Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, di Kepanjen, Jawa Timur, Minggu (10/9/2017).

"Tolong ini kepala daerah yang ada, dengarkan," sambung Megawati.

Megawati juga berpesan jangan ada bunglon dalam PDI Perjuangan. Menurutnya, lebih baik keluar daripada merusak partai.

"Jangan oportunis, keluar saja," ujarnya.

Selain itu, Megawati mengaku hingga kini tak memiliki telepon genggam. Sebab, dirinya merasa perkataannya diperhatikan banyak orang.

"Saya tidak punya telepon, nggak ada yang percaya. Saya orang termasuk disadap seantero jagad, ketemu Kapolri, KPK, ataupun BIN, saya mesti tanya apakah masih disadap. Karena ucapan saya diperhatikan banyak orang, saya sendiri untuk Pancasila bicara saja, saya ingin Indonesia berpancasila," katanya.

Megawati ke Malang untuk konsolidasi partai dan meresmikan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang. Sejumlah kepala daerah di Jawa Timur hadir dalam peresmian itu seperti Bupati Tulungagung, Blitar, Wakil Bupati Jember, Sumenep, Pasuruan, Tulungagung, Ngawi, Banyuwangi, Wakil Wali Kota Surabaya, Magetan, dan Wakil Wali Kota Batu, Mojokerto, dan Probolinggo.

Para kepala derah itu juga akan menghadiri rapat konsolidasi partai yang digelar sore nanti, khusus membahas pemenangan pilkada dan pilgub. [dtk]


loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...