PERNYATAAN JOKOWI TENTANG ROHINGYA, Netizen: Ditunggu 4 Hari, Eh yang Dikeluarkan Dusta Lagi

Loading...

Setelah publik Indonesia ramai mendesak agar pemerintah mengeluarkan pernyataan krusial terkait Rohingya, akhirnya Presiden Joko Widodo mengeluarkan pernyataan resmi terkait tragedi yang menimpa muslim Rohingya.

Berikut pernyataan Jokowi selengkapnya:

Assalamu'alaikum wareahmatullahi wabarakatuh..

Saya dan seluruh rakyat Indonesia, kita menyesalkan aksi kekerasan yang terjadi Rakhine State, Myanmar, perlu aksi nyata bukan hanya pernyatan kecaman-kecaman, dan pemerintah berkomitmen terus untuk membantu krisis kemanusiaan, bersinergi dengan kekuatan masyarakat sipil Indonesia dan juga masyarakat internasional.

Saya telah menugaskan Menlu dan duta besar Indonesia menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak termasuk dengan sekjen PBB Antonio Guterres dan komisi penasihat khusus untuk Rakhine State, Kofi Annan dan sore tadi Menlu telah berangkat ke Myanmar utk meminta pemerintah Myanmar agar menghentikan dan mencegah kekerasan, agar memberikan perlindungan kepada semua warga termasuk muslim di Myanmar dan agar memberikan akses bantuan kemanusiaan. 

Untuk penanganan kemanusiaan dan bantuan tersebut, pemerintah telah mengirim bantuan makanan dan obat-obatan, di bulan Januari dan Februari sebanyak 10 kontainer juga telah membangun sekolah di Rakhine State dan juga segera akan membangun rumah sakit yang dimulai Oktober yang akan datang di Rakhine State.

Indonesia juga telah menampung pengungsi dan memberikan bantuan yang terbaik, saya juga menugaskan Menlu untuk terbang ke Dakha di Bangladesh dalam rangka menyiapkan bantuan kemanusiaan pengungsi-pengungsi yang ada di Bangladesh.

Kita harapkan minggu ini, kita akan mengirim lagi bantuan makanan dan obat-obatan.

Sekali lagi kekerasan dan krisis kemanusiaan ini harus segera dihentikan.

Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan pada malam ini. Terima Kasih. Wassalamualaikum wr wb

------

Sayangnya seperti dikabarkan sebelumnya (Baca: Jokowi "KLAIM" Pemerintah Telah Membangun Sekolah di Rakhine (Rohingya), Padahal Ternyata Itu PKPU ) dalam keterangan persnya yang disampaikan di Istana Merdeka, Jakarta, Ahad, 3 September 2017,  ada beberapa pernyataan Presiden Jokowi yang menyesatkan.

Akhirnya, pernyataan Jokowi pun menjadi sebuah antiklimaks yang memicu reaksi keras netizen.

Berikut tanggapan netizen atas pernyataan Jokowi.


pii





loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==