Polda Metro Bantah Status Novel Baswedan Jadi Tersangka

Loading...

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan Jayamarta membantah kalau Novel Baswedan statusnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik. Novel saat ini masih sebagai terlapor.
“Statusnya Novel Baswedan masih terlapor, belum tersangka. Tolong diluruskan. Kita kan harus simpulkan dulu semuanya kuat dan tidaknya itu kan nanti akan ada di proses penyidikannya,” kata Kombes Adi Deriyan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (5/9).
Pernyataan itu diungkapkannya untuk meluruskan issu yang beredar di media sosial, Novel Baswedan telah ditetapkan sebagai tersangka atas laporan Direktur Penyidikan KPK Brigjen Aris Budiman.
Menurut Adi, sampai saat ini penyidik masih mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan saksi-saksi. Karena sampai saat ini mereka baru menerima keterangan dari satu pihak, saksi pelapor, Brigjen Aris Budiman.
“Keterangan Mas Aris Budiman ini perlu didukung oleh saksi-saksi yang lain apakah benar terjadi, saat ini kita lakukan sedang berupaya untuk itu doang, melengkapi alat bukti yang ada,” jelasnya.
Seperti diketahui, Direktur Penyidikan KPK ini tidak senang disebut sebagai direktur tidak berintegritas serta terburuk sepanjang sejarah. Tudingan itu dikirim melalui email oleh Novel Baswedan dan disebar ke sejumlah pegawai KPK.
Laporan Aris ini kemudian ditindaklanjuti oleh Polda Metro dengan mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Nomor: SP.Sidik/524/VIII/2017/Ditreskrimsus. Kemudian dari hasil gelar perkara, polisi menaikkan status hukum tesebut ke tahap penyidikan melalui Surat Perintah Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikirim ke pelapor, terlapor dan Kejati DKI Jakarta.
Dalam kasus itu, Novel Baswedan dijerat dengan pasal tindak pidana pencemaran nama baik atau penghinaan atau fitnah melalui media elektronik, Pasal 27 ayat 3 junto Pasal 45 Ayat 3 UU ITE, atau Pasal 310 atau 311 KUHP. (swa)


loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...