Polisi Dalami Kasus Pencemaran Nama Baik Oleh Novel Baswedan

Loading...

Kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan terhadap Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Aris Budiman, kini telah memasuki babak baru, yakni tahap pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas (Divhumas) Mabes Polri, Kombes Martinus Sitompul menjelaskan saat ini kasus yang menjerat Novel itu sudah naik ke tahap penyidikan.
“Penyidik saat ini masih akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi. Dan juga beberapa ahli. Saksi saksi itu tentu juga terkait dengan apa yang disampaikan oleh saudara Novel terkait dengan adanya tudingan bahwa pak Aris sebagai Direktur yang terburuk. Nah, ini kan penyidik harus mengungkap kata kata ‘terburuk’ itu adalah suatu penghinaan atau tidak,” ujar Martinus di Mapolda Metro Jaya, Senin (4/9).
Martinus mengungkapkan, bahwa ada 3 orang saksi dalam kasus tersebut. Selain Dirdik KPK, terdapat 2 orang lagi yaitu satu orang mantan penyidik di KPK, dan satu saksi lagi adalah penyidik (KPK) lainnya.
“Ya kan terkait dengan katakanlah email ini ditujukan kepada siapa. Kita kan harus tau bahwa apakah benar email ini beredar,” pungkasnya. (swa)


loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...