Setnov Hari Ini Digarap KPK, Golkar Muda: Kalau Sudah Cukup Bukti, Ditahan Saja

Loading...

Ketua DPR, Setya Novanto hari ini dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).
Ketua Generasi Muda Partai Golkar (GMPG), Ahmad Doli Kurnia berharap KPK serius menangani suap yang dilakukan Setnov. Bahkan bila cukup bukti, lembaga anti rasuah itu berhak mengambil tindakan berupa penahanan.
“Kalau datang dan KPK sudah cukup bukti, saya kira harus ditahan Setnov,” kata Doli kepada wartawan di Jakarta, Minggu (10/9/2017).
Menurutnya, ada dua alasan kenapa Setya Novanto harus segera ditahan. Pertama, guna membuktikan keseriusan KPK dalam mengurus megakorupsi e-KTP.
“Dan alasan kedua, untuk mencegah manuver Setnov. Karena tidak tertutup kemungkinan, sebagai ketua di parlemen dan juga ketua Partai Golkar, dia masih memiliki pengaruh,” ujarnya.
Sebab bukan tidak mungkin, jika pengaruh tersebut juga ditunjukkan Novanto ke dalam Pansus Angket DPR kepada KPK. Mengingat, Golkar menjadi satu di antara partai yang ikut dalam Pansus Angket.
“Supaya yang bersangkutan tidak bermanuver dan pengaruhnya ketua DPR dan ketum golkar dan anggota Golkar 91 di DPR, yang cukup berpengaruh,” lanjut dia.
Lagipula, lanjut dia, KPK biasanya sering melakukan penahanan kepada tersangka kasus korupsi. Namun perlakuan berbeda justru diberikan kepada Novanto. Sejak ditetapkan tersangka, pemimpin Partai Golkar tidak kunjung ditahan.
“Ini satu setengah bulan lebih, tidak ditahan. Kalau tidak ditahan, kritik KPK tidak profesional akan berkembang,” ungkapnya.
Jika disisi lain Setnov mangkir dari panggilan pemeriksaa, Doli berharap KPK berani menyeret paksa Setnov. Pasalnya sudah dua panggilan awal Setnov urung hadir pemeriksaan dengan alasan kesehatan.
“Kalau besok tidak datang, sudah tiga kali. KPK harus jemput paksa untuk memenuhi rasa keadilan,” tandasnya.


loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...