Tito: Pangkat Saya Lebih Tinggi dari Muammar Khadafi

Loading...

Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkelakar saat dirinya memberikan ceramah di depan kader Partai Golkar. Tito menyebut dirinya memiliki pangkat lebih tinggi dari mantan pemimpin Libya yakni Muammar Khadafi yang digulingkan rakyatnya.
Saat itu Tito sedang membicarakan bagaimana kondisi Indonesia usai peristiwa 1998 yang menjatuhkan Soeharto setelah berkuasa selama 32 tahun. Tito menyebut usai peristiwa tersebut Indonesia memasuki sistem demokrasi liberal.
“Generasi yang diimpose sejak 1998 adalah generasi liberal. Indonesia adalah negara yang tidak cepat sadar langsung collapse menerima gelombang demokrasi,” kata Tito di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (9/9/17).
Ia pun menyebut banyak negara yang mengalami hal serupa. Di antaranya Irak yang berhasil menumbangkan Saddam Husein serta Libya yang berhasil meruntuhkan rezim Muammar Khadafi. Ia pun bertanya kepada para hadirin mengenai pangkat Muammar Khadafi yang dijawab oleh peserta dengan jawaban kolonel.
“Saya sudah tahu cuma ini ada bintang empat, lebih tinggi dari dia,” seloroh Tito yang langsung disambut gelak tawa hadirin.
“Daripada Kolonel Muammaf Khadafi dengan bintang empat harusnya lebih takut. Idrus (Sekjen Golkar) nanti harus takut sama bintang empat,” lanjut Tito berkelakar.
Ia pun melanjutkan ceramahnya bahwa kini negara di dunia termasuk Indonesia mulai mengarah ke demokrasi liberal.
“Indonesia suka tidak suka sudah mengarah ke liberal,” pungkasnya. [kc]


loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...