Geger Pengiriman 10 Koli Senjata Api Di Bandara Bengkulu

Loading...
Geger senjata api kembali terjadi. Kali ini ada informasi yang beredar mengenai temuan 10 koli senjata api di terminal cargo Bandara Fatmawati, Bengkulu. Senjata api itu disebutkan milik BNN. Temuan 10 koli senjata api itu sempat diperiksa tim dari TNI, Polda, hingga BIN.
Pada Rabu (4/10), kumparan.com mengonfirmasi ke Kepala BNNP Bengkulu, Brigjen Nugroho Aji. Lewat sambungan telepon, Nugroho memberi penjelasan.
“Itu semua senjata resmi, ada surat dan dokumennya,” terang Nugroho.
Menurut Nugroho, pengiriman senjata kaliber 22 itu dilakukan BNN pusat dan memang atas permintaan BNNP Bengkulu.
“Tidak ada jenis AK-47 dan Minimi. Itu kaliber 22, pengirimannya juga dikawal empat orang BNN,” beber dia.
Nugroho melanjutkan, pengiriman senjata itu memang sempat diperiksa instansi lain. Tapi menurutnya tak mengapa dan hal yang wajar.
“Ini kan dikirimnya dengan Garuda, ini resmi pengiriman dari Bandara Soekarno-Hatta,” tegas dia.
Selain senjata api kaliber 22, ada juga rompi, kemudian sarung pistol, dan lainnya.
“Ini senjata resmi untuk tugas kami,” tutup dia.(kl/kmp/era)


loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...