Survei CSIS: Elektabilitas Jokowi 50,9%, Prabowo 25,8%

Loading...
Jokowi dan Prabowo
Selain mengukur tingkat kepuasan publik, Centre for Strategic and International Studies (CSIS) juga merilis survei tentang tingkat elektabilitas bakal calon presiden. Hasilnya, Joko Widodo masih unggul dibandingkan mantan rivalnya, Prabowo Subianto.

"Jokowi mengalami kenaikan signifikan dari tahun ke tahun. Kenaikan fantastis dari tahun 2016 ke 2017 dari angka 41,9% ke 50,9%. Sementara Prabowo tak ada kenaikan berarti dari 28% turun ke 24,3% dan 25,8%," ucap Peneliti CSIS, Arya Fernandes dalam paparan di Kantor CSIS, Jakarta Pusat, Selasa (12/9). 

Data itu diperoleh dari survei tanggal 23-30 Agustus 2017 melalui wawancara terhadap 1.000 responden di 34 provinsi. Sample dipilih secara multistage random sampling. Margin of eror +/- 3,1% pada tingkat kepercayaan 95%. 
Dalam survei itu, CSIS memasukkan nama mantan Gubernur DKI yang kini terpidana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan angka 1,3 persen alias trennya menurun. Berikut datanya secara rinci:




Laporan Survei CSIS (Foto: Dok. CSIS)
Selain itu, survei juga mengukur tingkat elektabilitas partai politik. Hasilnya PDIP terus menaik di angka terakhir 35,1%, disusul Gerindra 14,2 persen, Golkar 10,9% dan setersusnya termasuk parpol non-parlemen.
"Penurunan mencolok Golkar dari 14,1% turun ke 10,9%," ujarnya.
Berikut datanya secara rinci:




Tingkat elektabilitas partai politik (Foto: Dok. CSIS)


Sementara untuk tingkat popularitas, Golkar dan PDIP paling populer dengan 95,2% dan 94,3 persen. Sementara partai baru, Perindo paling populer dengan 70,7 persen. Berikut datanya:




Laporan Survei CSIS (Foto: Dok. CSIS)


loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...